Langsung ke konten utama

Malas Menghapal IP Public? Yuk Ganti Pakai Domain Gratis

Merubah IP Address Public menjadi nama Domain bisa memudahkan kita untuk mengakses perangkat nya. Tentu saja kita akan lebih mudah menghapal nama domain daripada angka IP Address kan? Coba bayangkan kalau misalkan kita punya puluhan Router Mikrotik dengan IP Publik yang berbeda-beda, ketika kita akan mengakses nya via internet tentu akan kesulitan jika tidak hapal IP Publik nya.

Nama Domain yang bisa kita gunakan ada dua tipe, yakni Top Level Domain (TLD) seperti .com .net .org dll yang biasanya berbayar dan Sub Domain yang kebanyakan GRATIS. Tapi tunggu dulu, Domain TLD juga ada yang gratis loh. Itu yang akan kita bahas dan gunakan pada Tutorial Mikrotik kali ini.

Ada beberapa penyedia layanan Domain Gratis yang bisa kita gunakan. Disini saya akan contohkan menggunakan layanan domain gratis dari freenom.com untuk merubah IP Publik Statik yang ada pada Router Mikrotik.

Tutorial Cara Merubah IP Publik Mikrotik Menjadi Domain Name

1. Silakan masuk dan daftar di freenom.com untuk mendapatkan domain gratis.

2. Setelah selesai daftar, masuk ke menu Services --> Register a New Domain


3. Masukkan nama domain yang Anda inginkan --> Klik Check Availability
Ada beberapa TLD gratis yang bisa kita gunakan. Silakan pilih domain yang masih tersedia. Jika semua sudah tidak tersedia, silakan ganti nama domain nya dengan nama yang lain.
Jika sudah ketemu yang status nya Free, Klik Get it now!


4. Kita bisa gunakan metode forwarding atau DNS Records. Disini saya akan contohkan menggunakan DNS Records yakni menggunakan A record.
Klik Use DNS --> Masukkan IP Address Static (Public) di kedua kolom IP address -- pilih period 12 Months --> Continue


5. Kemudian isikan data diri Anda. Jika sudah selesai maka akan muncul halaman Order Confirmation --> Masuk ke client area untuk melihat domain anda.


6. Sebelum mencoba untuk mengakses domain nya, silakan lakukan flush dns cache dulu. Untuk Windows, flush dns bisa melalui CMD. Buka CMD --> ketikkan perintah ipconfig /flushdns

7. Jika sudah, silakan coba buka domain nya di web browser. Halaman login Mikrotik nya sudah muncul dengan mengakses nama domain tersebut.


8. Kita juga bisa menggunakan nama domain nya untuk remote Mikrotik menggunakan Winbox.


Sampai disini kita sudah bisa remote Mikrotik dari Internet menggunakan domain gratis. 
Bagaimana jika IP Publik Mikrotik nya dinamis? Apakah bisa menggunakan Domain Gratis juga?
Tentu saja bisa. Kita bisa memanfaatkan DDNS atau menggunakan fitur IP Cloud pada Mikrotik. Caranya silakan baca disini :

Postingan populer dari blog ini

Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini. Pengertian RoMON Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut : Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas). Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops.  Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikroti...

Tutorial Setting L2TP/IPsec VPN Client di Windows

L2TP/IPsec VPN mempunyai tingkat keamanan (security) yang tinggi dengan adanya enkripsi dari IPsec. Dengan tinggi nya tingkat keamanan di L2TP/IPsec bukan berarti konfigurasi nya susah dan ribet. Setting L2TP/IPsec client di Windows cukup mudah, hampir mirip dengan PPTP VPN Client di Windows . Tidak seperti setting SSTP VPN client di Windows yang lumayan ribet karena harus generate SSL Certificate dulu, untuk L2TP/IPsec ini tidak perlu pakai certificate, cukup dengan menggunakan Pre Shared Key (PSK). Sebelum kita lanjut membahas Tutorial Setting L2TP/IPsec VPN Client di Windows 10, pastikan Anda sudah membaca Tutorial Mikrotik sebelumnya tentang Tutorial Setting L2TP/IPsec VPN Server di Mikrotik . Disini saya akan contohkan konfigurasi L2TP/IPsec client di Windows 10. Untuk versi windows lain silakan menyesuaikan. Tutorial Cara Setting L2TP/IPsec VPN Client di Windows 10 1. Pastikan L2TP/IPsec VPN Server nya sudah di setting dan siap digunakan 2. Pada Windows, Klik Start --> ketikk...