Langsung ke konten utama

Setting Point to Multi Point Menggunakan RB411AH

Selamat Siang pada artikel kali ini saya akan membahas tentang setting point to multipoint, sebelumnya pasti teman-teman sudah tau perbedaan antara point to point dengan point to multipoint, ijinkan saya mengulangi lagi point to point berarti satu point ke point lawannya sedangkan point to multipoint yaitu satu point ke banyak point yang bisa terhubung.

Pengerian PTMP

pengertian point to multipoint menurut wikipedia yaitu komunikasi yang dilakukan melalui tipe yang berbeda dari satu ke banyak koneksi, Point-to-multipoint yang paling banyak digunakan di Internet nirkabel (Wireless) dan IP telephony melalui frequency radio. Point-to-Multipoint juga sering disingkat P2MP, PTMP atau PMP.

Bahan yang disiapkan

dalam tutorial ini alat yang saya gunakan sebagai berikut:
Router Gateway:
  • RB750
Router sebagai AccesPoint :
  • RB411AH lengkap beserta (Minipci:XR5, Pigtail, Jumper Panel, Horn Besar, Box, Adaptor 3A, Poe)
  • Kabel Lan 
  • Antena Grid 24 dB
Untuk Client sebagai Station :
  • Groove lengkap beserta adaptor dan poe
  • Horn kecil
Untuk Client2 sebagai Station :
  • Groove lengkap beserta adaptor dan poe
  • Horn kecil

Topologi 



pada topologi di atas ada dua groove yang satu mendapatkan ip dari routerboard 750 dan yang satu nya dari RB411AH saya sengaja menggunakan kedua cara ini apabila ada kesalahan mohon bimbingannya :)

Ada 4 router yang akan kita konfigurasi berikut langkahnya

Konfigurasi Routerboard 750




Langkah pertama yang saya lakukan seperti gambar diatas, yaitu membuat rb750 bisa terkoneksi internet
  1. masukkan ip address (ether1:Internet, ether3:Local ada 2 ip )
  2. berikan ip dns 
  3. beri routing static
  4. cek ping google.com
  5. beri kan firewall agar bisa diakses mikrotik station

Konfigurasi RB411AH

  •  Pertama yaitu kita setting Bridge pada Port wlan1 dan ether1

  • Kita Setting Wireless

Mode                 : AP Bridge
Frequency          : (Tentukan)
SSID                  : (Tentukan)
Radio Name       : (Tentukan)


pada tab WDS
WDS Mode : Dynamic
WDS Default Bridge : (Bridge yg dibuat tadi)


Setting Ip addres, dns dan static route



Konfigurasi Groove (ip dari rb750)

Isi Frequency, dan scan list di rb411AH kemudian klik scan, dan Connect


ganti mode dengan station wds, tentukan radio name


pada tap WDS, WDS mode :Dynamic

Kita masukkan ip yg kita buat di rb750 tadi, masukan dns, dan static route, dan cek ping google atau etc

Konfigurasi Groove (ip dari RB411AH)

 Setting mode, frequency=rb411ah, scan list : antara frequency rb411ah


Tap WDS: Dynamic
wds default bridge : none

Kita dhcp client, sebelumnya dhcp server terlebih dahulu pada ether wlan di rb411AH, Setelah bound maka cek ping ke internet



beri ip address, sesuai gambar diatas, kemudian beri ip firewall nat agar ip local tersebut diubah seakan-akan ip publik yg sedang berselancar di google /internet, jika tidak anda dhcp server, maka beri ip static pada komputer/laptop anda


Ok selesai,
Jika ada kesalahan saya mohon maaf, dan mohon bimbingannya, ^_^


Postingan populer dari blog ini

Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

Membuat Trunk dan VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini, menyembung artikel sebelumnya tentang Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch. Untuk menyambungkan Trunk & VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik sebenarnya sangat simpel dan mirip dengan membuat Trunk & VLAN dari Mikrotik ke Cisco. Tutorial Mikrotik kali ini lebih membahas tentang Mikrotik yang menerina Trunk VLAN dari Switch Cisco dan menyalurkan nya ke client melalui port ether Mikrotik dengan memanfaatkan Bridge VLAN dan ether nya.   Cara Setting Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik  1. Pastikan Setting Trunk dan VLAN di Cisco sudah di config dengan benar. Contoh nya seperti gambar berikut : 2. Download Winbox Mikrotik --> Buka Winbox, buat interface VLAN nya, seperti pada artikel sebelumnya Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch. 3. Buat interface Bridge untuk tiap VLAN. Bridge VLAN 10 Bridge VLAN 20   4. Masuk ke tab Port --> Tambahkan Port VL...

Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch

Membuat Trunk dan VLAN di Mikrotik untuk dikoneksikan ke Switch Cisco akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini. Pertanyaannya, Bisakah membuat VLAN dan Trunk pada Mikrotik dan Cisco? Jawabannya jelas bisa, karena VLAN dan Trunk ini adalah teknologi yang universal jadi bisa berjalan di semua perangkat jaringan walaupun beda merk. VLAN Menggunakan standar IEEE 802.1Q. Komite IEEE membuat standar metode VLAN multiplexing ini untuk memberikan dukungan VLAN multivendor. Trunk dan VLAN dapat membantu kita ketika harus melewatkan banyak segment jaringan sementara jalur yang tersedia terbatas. Pada artikel mikrotik kali ini akan saya contohkan ada segment jaringan yang ingin dilewatkan sementara jalur (kabel LAN) nya hanya ada satu. Jadi untuk mengatasinya kita bisa menggunakan VLAN dan Trunk 1 port di Mikrotik.    Topologi nya sengaja saya buat sangat sederhana supaya lebih mudah dipahami. Jika sudah paham, bisa kita kembangkan ke topologi yang lebih besar dan kompleks. Pada ...