Langsung ke konten utama

Penjelasan Pesan Error pada Halaman Login Hotspot Mikrotik

Halaman Login Hotspot Mikrotik muncul pesan error pada saat mau login ke Hotspot Mikrotik. Apa yang harus kita lakukan? Tahan dulu pertanyaan nya. Ada beberapa pesan error yang bisa muncul saat kita hendak login ke Hotspot Mikrotik. Setiap pesan error hotspot mikrotik memiliki penyebab dan solusi yang berbeda-beda. Mari kita simak dan pelajari dulu pesan error apa saja yang bisa muncul pada hotspot Mikrotik dan apa permasalahannya.

Solusi pesan error ketika login hotspot mikrotik

Ada dua jenis pesan error pada hotspot mikrotik, yaitu fatal error dan non-fatal error. Fatal error muncul pada file HTML yang terpisah yang bernama error.html. Sedangkan non-fatal error pada dasarnya menunjukkan kesalahan user pada saat login, dan ditampilkan pada halaman login tersebut (biasanya muncul di bawah form login).

General non-fatal errors:

    You are not logged in:
    Pesan error ini muncul ketika kita mencoba mengakses status page (http://iphotspot/status) atau mencoba log off ketika akun kita sedang tidak login 
    Solusi: login dulu
    Already authorizing, retry later:
    Proses autentikasi masih dalam proses, sementara user sudah minta untuk autentikasi lagi, padahal proses sebelumnya belum selesai. 
    Solusi: Tunggu sampai proses selesai, kemudian coba lagi. 

    Chap-missing = web browser did not send challenge response (try again, enable JavaScript) :
    User mencoba untuk login dengan metode HTTP-CHAP menggunakan MD5 hash, tetapi server HotSpot tidak tahu challange yang digunakan untuk hash. Hal ini dapat terjadi jika kita mencet tombol Back pada web browser; jika JavaScript tidak diaktifkan di browser web; jika halaman login.html tidak valid; atau jika nilai challange telah berakhir pada server (lebih dari 1 jam tidak aktif). 
    Solusi: menginstruksikan browser untuk memuat ulang (refresh) halaman login biasanya membantu jika JavaScript diaktifkan dan halaman login.html memang valid.

    Invalid username ($(username)): this MAC address is not yours:
    User mencoba untuk log in menggunakan username MAC address yang berbeda dari MAC address user yang seharusnya.
    Solusi: MAC Address yang digunakan pada user ketika login harus cocok dengan database yang ada di server hotspot. Silakan hibungi pengelola hotspot jika muncul pesan error ini.

    Session limit reached ($(error-orig)) :
    Pesan error ini muncul ketika user hotspot sudah kehabisan session. Hal ini terjadi ketika user hotspot tersebut dibatasi waktu login nya, misal Trial user yang dibatasi cuma 10 menit saja untuk login.
    Solusi: Tunggu beberapa lama, kemudian coba login lagi. Jika masih muncul pesan error nya, hubungi pengelola hotspot untuk memastikan user anda tidak dilimit session nya.

    Hotspot service is shutting down :
    Sistem pada RouterOS (hotspot server) sedang melakukan restart atau pas lagi shutdown.
    Solusi: Tunggu sampai service hotspot nya bisa digunakan lagi

    General fatal errors:

      Internal error ($(error-orig)) :
      Pesan error ini seharusnya tidak pernah terjadi. Tapi jika muncul, halaman error.html akan menampilkan pesan eror ini (error-orig akan menjelaskan apa yang terjadi).
      Solusi: Perbaiki error yang dilaporkan pada pesan error tersebut (Ini dilakukan oleh pengelola hotspot)

      Configuration error ($(error-orig)) :
      Ada yang tidak benar pada setingan Server Hotspot nya, sehingga muncul pesan error (error-orig akan menjelaskan apa yang terjadi).  
      Solusi: Perbaiki error yang dilaporkan pada pesan error tersebut (Ini dilakukan oleh pengelola hotspot)

      Cannot assign ip address – no more free addresses from pool :
      User tidak bisa mendapatkan IP Address dari IP Pool yang disediakan Server Hotspot, karena tidak ada IP Address lagi yang tersedia (IP Address nya habis/terpakai semua)
      Solution: Pastikan Server Hotspot nya punya IP Address yang cukup pada IP Pool nya. Kalau misal User nya terlalu banyak dari IP Address yang disediakan, bisa gunakan 2 Server Hotspot.


      Local HotSpot user database non-fatal errors:

        Invalid username or password  
        Pesan error ini muncul jika user salah memasukkan username dan atau password nya.
        Solusi : cek lagi user dan password nya, pastikan sudah benar.
          User $(username) is not allowed to log in from this MAC address
          User mencoba login dari MAC Address yang berbeda dengan yang ada di User Database Server Hotspot. 
          Solusi : Login dengan MAC Address yang sesuai, atau hilangkan limitasi MAC Address pada Server Hotspot nya.

          user $(username) has reached uptime limit
          Pesan error ini muncul ketika user dibatasi uptime nya dan sudah melewati batas uptime limit.
          Solusi : Minta pengelola hotspot untuk menghilangkan uptime limit nya

          user $(username) has reached traffic limit dan limit-bytes-in atau limit-bytes-out :
          Hampir sama seperti pesan error sebelumnya, traffic user di limit pada Server hotspot.
          Solusi : Minta pengelola hotspot untuk menghilangkan traffic limit nya

          Pesan error ini muncul karena banyaknya username tertentu yang bisa login bersamaan sudah habis. Misalnya user tamu bisa digunakan oleh 10 orang, jika orang ke 11 mau login pakai username tamu ini maka akan muncul pesan error ini karena dibatasi pada jumlah shared-users nya.
          Solusi : tunggu hingga user lain dengan username tersebut log out, atau coba login pakai user lain yang shared-users nya masih tersedia.


          RADIUS client non-fatal errors:

            invalid username or password :
            RADIUS Server menolak username dan password yang dimasukkan karena ada kesalahan pada username dan atau password tersebut. 

            Solusi: Coba cek lagi username dan password yang dimasukkan, jika sudah benar tapi tetap tidak bisa login, hubungi pengelola hotspot untuk mengecek log user RADIUS Server.

            <error_message_sent_by_radius_server> :
            Konsultasikan dengan dokumentasi server RADIUS untuk informasi lebih lanjut

            RADIUS client fatal errors:

              RADIUS server is not responding
              Pesan error RADIUS ini muncul karena RADIUS Server tidak dapat diakses oleh user, sehingga user tidak mendapatkan respon dari proses autentikasi yang diminta nya. 
              Solusi: Coba cek apakah RADIUS Server nya benar-benar running dan bisa diakses dari Hotspot Server.

              Demikianlah beberapa Pesan Error yang mungkin muncul pada saat kita login ke hotspot mikrotik beserta penjelasan dan solusi singkat nya. Semoga bisa membantu Anda yang sering menemukan pesan error halaman login hotspot mikrotik tersebut.

                Postingan populer dari blog ini

                Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

                Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

                Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

                Membuat Trunk dan VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini, menyembung artikel sebelumnya tentang Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch. Untuk menyambungkan Trunk & VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik sebenarnya sangat simpel dan mirip dengan membuat Trunk & VLAN dari Mikrotik ke Cisco. Tutorial Mikrotik kali ini lebih membahas tentang Mikrotik yang menerina Trunk VLAN dari Switch Cisco dan menyalurkan nya ke client melalui port ether Mikrotik dengan memanfaatkan Bridge VLAN dan ether nya.   Cara Setting Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik  1. Pastikan Setting Trunk dan VLAN di Cisco sudah di config dengan benar. Contoh nya seperti gambar berikut : 2. Download Winbox Mikrotik --> Buka Winbox, buat interface VLAN nya, seperti pada artikel sebelumnya Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch. 3. Buat interface Bridge untuk tiap VLAN. Bridge VLAN 10 Bridge VLAN 20   4. Masuk ke tab Port --> Tambahkan Port VL...

                Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch

                Membuat Trunk dan VLAN di Mikrotik untuk dikoneksikan ke Switch Cisco akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini. Pertanyaannya, Bisakah membuat VLAN dan Trunk pada Mikrotik dan Cisco? Jawabannya jelas bisa, karena VLAN dan Trunk ini adalah teknologi yang universal jadi bisa berjalan di semua perangkat jaringan walaupun beda merk. VLAN Menggunakan standar IEEE 802.1Q. Komite IEEE membuat standar metode VLAN multiplexing ini untuk memberikan dukungan VLAN multivendor. Trunk dan VLAN dapat membantu kita ketika harus melewatkan banyak segment jaringan sementara jalur yang tersedia terbatas. Pada artikel mikrotik kali ini akan saya contohkan ada segment jaringan yang ingin dilewatkan sementara jalur (kabel LAN) nya hanya ada satu. Jadi untuk mengatasinya kita bisa menggunakan VLAN dan Trunk 1 port di Mikrotik.    Topologi nya sengaja saya buat sangat sederhana supaya lebih mudah dipahami. Jika sudah paham, bisa kita kembangkan ke topologi yang lebih besar dan kompleks. Pada ...