Langsung ke konten utama

Cara Install Mikrotik CHR di VirtualBox GNS3 Simulator

Pada Tutorial Mikrotik Indonesia sebelumnya sudah dibahas tentang Cara Install Mikrotik CHR di Qemu GNS3 Simulator. Kali ini kita masih akan membahas Mikrotik CHR, yaitu Cara Install Mikrotik CHR di VirtualBox untuk integrasi ke GNS3 Simulator.

Oke, Langsung saja kita mulai Tutorial Mikrotik ini :

1. Download dan Install GNS3 dan VirtualBox terbaru disini.

2. Download file Image VirtualBox nya dengan extensi .vmdk. Download disini.

2.  Buka VirtualBox nya --> Tambahkan Virtual Machine (VM) baru --> Beri nama VM tersebut dan pilih tipe nya, contoh nya seperti gambar berikut :


3. Pilih alokasi RAM nya, pilih saja default 64 MB.


4. Masukkan file image .vmdk yang sudah di download pad pilih hard disk --> Pilih Use an existing virtual hard disk file --> Cari file .vmdk nya --> Create.


5. Sampai disini, Mikrotik CHR sudah selesai dimasukkan ke VirtualBox.


6. Sebelum dijalankan, pastikan kita rubah setingan VM nya --> klik kanan pada VM --> klik Settings --> System -->  Acceleration --> pilih Paravirtualization Interface : KVM --> OK
NOTE : Jika hal ini tidak dilakukan, ketika VM CHR dijalankan maka setelah muncul text login Mikrotik, VM akan exit dengan sendirinya.

7. Oke, sekarang coba kita jalankan VM CHR nya. Bisa kita lihat lisensi Mikrotik CHR ini FREE alias GRATIS.



8. Buka GNS3 --> Masuk ke Edit --> Preferences --> VirtualBox VMs --> Klik New



9. Pilih VM CHR di VirtualBox yang sudah kita buat sebelumnya -- > VM List --> Pilih VM CHR nya --> Finish



10. Masih di jendela yang sama --> klik Edit --> Masuk ke tab Network --> Isikan jumlah Adapter yang Anda inginkan, misalnya 5 --> Sehingga jumlah port LAN (interface) nya juga 5 --> Centang juga kotak Allow dibawahnya --> OK

11. Kita juga bisa merubah gambar Icon dari Mikrotik CHR nya --> Klik Kanan --> Change symbol --> Pilih gambar icon yang anda inginkan --> OK.

10. Sekarang bisa kita coba masukkan VM CHR Mikrotik nya ke lembar kerja.

NOTE : Mikrotik CHR VirtualBox hanya bisa dimasukkan satu kali per VM. Jadi jika anda mau menggunakan 3 router, maka anda juga harus membuat 3 VM di VirtualBox.


11. Jalankan Mikrotik CHR nya. Jendela VirtualBox VM akan muncul untuk booting dan Kita bisa login ke Mikrotik nya.

 
Yang saya suka dari VirtualBox adalah proses booting Mikrotik CHR nya yang lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan Qemu. Tapi kelemahannya 1 VM hanya bisa digunakan untuk 1 Router saja. 

Bisa dibayangkan jika kita mau pakai 20 router maka kita juga harus membuat 20 VM Mikrotik CHR di VirtualBox :D. Hal ini tentunya sangat merepotkan dan akan memakan banyak resource CPU dan RAM PC/Laptop kita.

Untuk memudahkan Anda dalam mengkonfigurasi Mikrotik CHR nya, Anda bisa remote Mikrotik CHR via Winbox dan koneksikan ke Internet. Caranya sama seperti disini :

Cara Mengkoneksikan Mikrotik GNS3 ke Winbox dan Internet

 

Postingan populer dari blog ini

Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini. Pengertian RoMON Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut : Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas). Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops.  Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikroti...

Cara Mengatasi "No More Sessions are Allowed for User Hotspot Mikrotik"

Pesan Error Login Hotspot Mikrotik ada banyak. Pada artikel sebelum nya telah kita ulas tentang Penjelasan Pesan Error pada Halaman Login Hotspot Mikrotik. Kali ini akan kita bahas salah satu dari Pesan Error pada saat login Hotspot Mikrotik, yaitu No More Sessions are Allowed for User $(username) . Kenapa sih pesan error no more sessions are allowed for user $(username) mesti dibahas khusus? Karena pesan error ini cukup sering muncul pada saat user hotspot login, terutama jika menggunakan username dan password yang sama untuk banyak orang. Kenapa no more sessions are allowed for user $(username) bisa muncul?  Dari hasil terjemahan ke bahasa Indonesia sudah bisa kita ketahui bahwa : sudah tidak ada lagi sesi yang diperbolehkan untuk username tersebut. Jadi disini username yang hendak dipakai oleh user sudah tidak punya sesi lagi yang diperbolehkan oleh Server Hotspot untuk digunakan user login. Hal ini disebabkan oleh konfigurasi hotspot mikrotik pada shared user yang terbatas, s...