Langsung ke konten utama

Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP

Artikel kali ini kembali membahas tentang Load Balancing, yaitu Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP. Disini ada 2 ISP berbeda yang digunakan, yaitu Bandwith ISP A 1024 Kbps Sedangkan ISP  B 256 Kbps 1:8 Tetapi di sini kita akali menambah satu fake ISP untuk seimbangkan akses Langsung. 

Berikut langkah-langkah nya :

Pake WinBox masuk ke -> IP -> Address
-> klik [+] -> isikan Address : 192.168.1.1/24 Network : 192.168.1.0
Broadcast : 192.168.1.255 -> Konfigurasi LAN ( Local)
Interface : Ether1

-> klik [
+] -> isikan Address : 192.168.2.2/24
Network : 192.168.2.0
Broadcast : 192.168.2.255 -> Konfigurasi WAN 1 (ISP A)
Interface : Ether2

-> klik [
+] -> isikan Address : 192.168.3.2/24  Network : 192.168.3.0
Broadcast : 192.168.3.255 -> Konfigurasi WAN 2 (ISP B)
Interface : Ether3

Buat Mangle. Pake WinBox pilih -> New Terminal
Silakan copy dan paste script berikut :
/ip firewall mangle [lalu enter]
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,0 action=mark-connection new-connection-mark=lb_1 passthrough=yes comment=”LB Client” disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_1 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_1 passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,1 action=mark-connection new-connection-mark=lb_2 passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_2 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_2 passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,2 action=mark-connection new-connection-mark=lb_3 passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_3 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_3 passthrough=no comment=”" disabled=no

Buat NAT. Pake WinBox pilih -> New Terminal
Copy dan paste lagi script berikut :
/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=”ether3″ action=masquerade comment=”" disabled=no
add chain=srcnat out-interface=”ether2″ action=masquerade comment=”" disabled=no

Buat Route. Pake WinBox pilih -> New TerminalCopy dan paste lagi script berikut :
 / ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_1 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.3.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_2 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_3 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 comment=”default routing connection” disabled=no
Untuk Interface dan IP address nya silakan anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhan anda. Demikianlah Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP. 
Selamat Mencoba :)

Postingan populer dari blog ini

Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini. Pengertian RoMON Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut : Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas). Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops.  Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikroti...

Memblokir Port Virus di Mikrotik Menggunakan Firewall

Penyebaran virus dan malware di jaringan dapat terjadi jika kita tidak selektif dalam mengaktifkan port apa saja yang digunakan. Untuk mengamankan jaringan dari penyebaran virus dan malware, kita dapat menutup port komunikasi yang tidak digunakan dan rentan dimanfaatkan oleh virus. Caranya dengan menggunakan rule firewall Mikrotik untuk men-drop paket yang masuk ke port yang tidak digunakan. Caranya sangat mudah, silakan anda copy paste command berikut ini ke terminal Mikrotik : / ip firewall filter add chain=virus protocol=tcp dst-port=135-139 action=drop comment="Blaster Worm" add chain=virus protocol=udp dst-port=135-139 action=drop comment="Messenger Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment="Blaster Worm" add chain=virus protocol=udp dst-port=445 action=drop comment="Blaster Worm" add chain=virus protocol=tcp dst-port=593 action=drop comment="________" add chain=virus protocol=tcp dst-port=1024-1030 actio...