Langsung ke konten utama

Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox

Ada kalanya disaat-saat tertentu kita ingin mematikan Mikrotik secara otomoatis tanpa perlu repot-repot mengakses Mikrotik nya dulu kemudian baru di shutdown. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan memanfaatkan fitur script dan schedule pada Mikrotik untuk membuat metode Auto Shutdown Mikrotik. Dengan bantuan kedua fitur ini kita bisa mematikan Mikrotik pada jam dan waktu yang kita inginkan.

Jadi Skenario nya seperti ini :
Saya punya Mikrotik RB951U-2HnD untuk hotspot via modem smartfren di kos. Mikrotik ini cuma dipakai dari jam 6 sore (pulang kerja) hingga 6.40 pagi (berangkat kerja). Karena pas kerja, mikrotik saya bawa ke kantor buat hotspotan. Di kantor Mikrotik beroperasi dari jam 7.30 pagi hingga jam 5 sore. Jadi disini saya ingin membuat Mikrotik shutdown otomatis pada pukul 06.40 dan 17.00. Untuk tau lebih lanjut, silakan simak caranya.

Caranya adalah sebagai berikut :
1. Login ke Mikrotik via Winbox
2. Buka menu System --> Scripts --> Tembahkan Script Baru
> Beri nama Script nya, misal autoshutdown
> Masukkan script berikut pada kolom Source:
system shutdown

3. Untuk menjalankan Script Auto Shutdown secara otomatis tiap harinya, buka menu System --> Scheduler --> Tambahkan schdule baru
> Beri nama schedule nya.
> Start Date : isi tanggal kapan script ini akan mulai dieksekusi
> Start Time : Jam berapa script akan dieksekusi
> Interval : berapa selang waktu (interval) script ini akan dieksekusi lagi (1d = 1 hari = 24 jam)
> On Event : nama script yang sudah dibuat dan akan di eksekusi


4. Script autoshutdown dapat dieksekusi lebih dari sekali. Caranya tinggal tambahkan lagi saja Schedule nya dengan seting waktu yang berbeda.

Oke, silakan anda coba dan praktekkan Tutorial Cara Seting Auto Shutdown Mikrotik Menggunakan Winbox ini. Semoga bermanfaat :)

Postingan populer dari blog ini

Cara Install Mikrotik di Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah suatu Server yang dibagi menjadi beberapa Virtual Machines (VM) dimana setiap VM merupakan Virtual Server yang dapat di install sistem operasi tersendiri.  Misalnya seperti PC/Laptop kita yang diinstal VMWare atau VirtualBox untuk menjalankan OS tertentu. Disini tentunya kita bisa membuat beberapa VM untuk menjalankan OS yang kita inginkan. Nah, VPS yang dimaksud adalah VPS cloud yang sudah terhubung ke jaringan internet. Untuk menggunakannya kita bisa menyewa VPS yang disediakan oleh berbagai vendor hosting server. Disini saya menggunakan VPS dari Digital Ocean dengan menyewa Virtual Server di Singapore. Untuk apa install Mikrotik di VPS? Ada beberapa kegunaan mikrotik yang bisa kita manfaatkan karena Mikrotik nya akan mempunyai IP Publik, misalnya digunakan sebagai VPN Server , Proxy Server , atau hanya sekedar untuk ngelab saja. Jadi ini merupakan salah satu cara mendapatkan IP Publik pada Mikrotik :D. Oke, langsung saja kita simak Tutorial M...

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini. Pengertian RoMON Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut : Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas). Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops.  Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikroti...

Cara Setting SSTP VPN Client di Windows Menggunakan Certificate dari Mikrotik

Setting SSTP VPN Client di Windows lebih rumit daripada setting PPTP VPN Client . Hal ini terjadi karena penggunaan SSTP VPN yang jauh lebih aman (secure) daripada PPTP VPN, dimana koneksi SSTP VPN di Windows ini harus menggunakan Certificate SSL (Secure Sockets Layer). Lain hal nya dengan PPTP VPN yang tidak perlu repot-repot menggunakan Certificate SSL, tinggal sedikit setting sudah bisa konek. Pada Tutorial Mikrotik kali ini akan kita bahas Tutorial Cara Setting SSTP VPN Client di Windows 10 dengan terlebih dahulu membuat Certificate SSL dari Perangkat Mikrotik. Sebelum lanjut ke Tutorial ini, pastikan Anda sudah membaca Tutorial Mikrotik sebelumnya tentang : Cara Membuat SSTP VPN Server di Mikrotik Membuat Certificate SSL CA, Server, dan Client di Mikrotik 1. Buat Certificate SSL di Mikrotik untuk CA (Certificate Authority) . Masuk ke Menu System --> Certificates --> Tambahkan certificate baru dengan detail sebagai berikut : Yang perlu diperhatikan adalah pada kolom Name dan ...